Pelatihan Audit 5S (Seiri,Seiton,Seiso,Seiketsu,Shitsuke)
Training Audit 5S (Seiri,Seiton,Seiso,Seiketsu,Shitsuke)

DESKRIPSI
Setelah program 5S diimplementasikan, maka kegiatan audit perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kesinambungan dan perbaikan secara terus menerus agar 5S melekat menjadi budaya perusahaan. Kegiatan audit 5S dilakukan dengan cara melakukan evaluasi atau penilaian terhadap dukungan manajemen serta audit penerapan 5S diseluruh area perusahaan. Audit 5S dilakukan untuk mendapatkan informasi faktual dilapangan untuk dapat dijadikan dasar dalam rekomendai perbaikan untuk mencapai standar yang telah ditetapkan. Agar para auditor memperoleh pemahaman tentang bagaimana audit dilakukan, bagaimana melakukan analisis dan rekomendasi , checklist yang digunakan dan lain lain , maka perlu adanya training tentang audit 5s.
TUJUAN
Training ini bertujuan untuk membekali calon auditor 5S agar memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang prosedur audit 5s,perencanaan audit , Implementasi dan analisis hasil audit serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan audit.
MATERI
1. Ruang lingkup audit 5S dan sasaran audit 5S :
* Audit manajemen 5s
* Audit implementasi 5s
2. Proses dan prosedur audit
3. Perencanaan dan persiapan audit
4. Pelaksanaan audit :
* Checklist Audit
* Cara melakukan audit
5. Analisis temuan audit dan tindak lanjut
6. Pelaporan audit dan Post-Audit Activities
* Audit follow up
* Publishing the audit findings
* Reward and recognition
7. Case study
METODE
Presentasi, Diskusi , Brain storming, Case Study
INSTRUKTUR
IR. Elisa Kusrini, MT ,CPIM
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta


Negosiator selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan, lawan bicaranya.Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Teknik negosiasi tidak mengajarkan teknik pandai bicara, lebih dari itu sebagai teknik yang berakar pada panutan, “Diam itu EMAS, bicara itu PERAK tapi tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara itulah BERLIAN”.
Motivasi berkaitan erat dengan pencapaian atau pemuasan tujuan (sintality) karyawan dalam perusahaan. Dan kepuasan kerja berhubungan erat dengan sikap karyawan terhadap pekerjaannya sendiri, situasi kerja, kerjasama antara pimpinan dengan sesama karyawan. Konsep motivasi terhadap karyawan banyak diterapkan oleh perusahaan untuk menciptakan kepuasan kerja karyawannya dengan cara memberikan kesempatan untuk maju, keamanan kerja, gaji, perusahaan dan manajemen yang baik, pengawasan (supervisi), kondisi kerja, komunikasi dan fasilitas.
Mungkin bagi kita semua kata “moral” dan “etika” sudah merupakan kata – kata klasik yang seolah sudah terpahami dengan baik dalam kehidupan kita, tapi janganlah kaget apabila kata yang kita anggap sudah familiar sekali ini dengan kita dalam Penerapannya/kenyataannya tidaklah sefamiliar istilahnya, apabila kita tanya pada para pimpinan perusahaan atau perkantoran tentang moral dan etika kerja ditempat yang dipimpinnya ternyata masih banyak sekali para karyawan yang tidak memahaminya dengan benar dan tidak menerapkan dengan baik alias hanya sedikit sekali yang mengetrapkan dan mengerti dengan benar.


Sebagian besar permasalahan bisnis di lapangan ternyata disebabkan oleh kurangnya pemahaman para pelaku bisnis akan arti penting sebuah kontrak dan bagaimana menyusunnya secara benar. Padahal kontrak merupakan dasar yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam aktivitas bisnis tersebut. Bahkan tidak jarang pula, kontrak dibuat asal jadi, atau hasil mengkopi dari sana-sini, tanpa memandang relevansinya dengan kepentingan bisnis yang ingin dijalani. Akibatnya, ketika terjadi permasalahan di kemudian hari, kontrak yang seharusnya bisa menjadi rujukan untuk menyelesaikan sengketa, justru malah menyebabkan timbulnya kerugian-kerugian yang sebenarnya bisa dihindari apabila pelaku bisnis memposisikan kontrak elemen krusial dalam menjalankan kerjasama bisnis.
Kompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang mutlak dilakukan oleh organisasi dan manajemen SDM modern. Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi-kompetensi penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan sarana untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut. Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan.
Dalam era globalisasi yang terjadi di Indonesia ini, kita tidak dapat menghindari adanya Tenaga Kerja Asing. Tenaga Kerja Asing merupakan faktor kunci dalam perusahaan yang bermodalkan asing (Multi National Company/ MNC). Banyak sekali kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam kepengurusannya. Seringkali terjadi kesalahpahaman dalam waktu mengurusi Tenaga Kerja Asing tersebut.
Pelatihan menurut Milkovich & Bodreau (1997:408) : “Proses sistematik untuk mengubah perilaku, pengetahuan, dan motivasi dari karyawan saat ini untuk memperbaiki kesesuaian antara karakteristik karyawan dengan kebutuhan pekerjaan”. Pelatihan tak jarang menghabiskan investasi yang tidak sedikit, sehingga wajar apabila perusahaan ingin memastikan bahwa pelatihan yang dijalankan dapat memberikan dampak sesuai tujuannya untuk mengubah perilaku, pengetahuan dan motivasi dari karyawan. Dalam pelatihan ini peserta akan dibimbing untuk memahami konsep mengenai pelatihan dan evaluasi pelatihan, hingga membuat instrumen untuk masing-masing jenis evaluasi pelatihan.
Ada beberapa pendekatan untuk mengukur kinerja perusahaan ataupun departemen. Ada yang berbasis kesesuaian dengan anggaran, kepuasan konsumen, keuntungan, dll. Balanced scorecard adalah cara menilai kinerja yang cukup komprehensif yang akan mampu melipatgandakan kinerja keuangan perusahaan di masa dating.