TRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
TRAINING PROBLEM SOLVING, CONFLICT HANDLING & DECISION MAKING
Deskripsi
Kemampuan pemecahan masalah, penanganan konflik, dan pengambilan keputusan merupakan kompetensi inti dalam efektivitas kepemimpinan dan kinerja organisasi. Dalam buku Thinking, Fast and Slow karya Daniel Kahneman dijelaskan bahwa proses pengambilan keputusan manusia dipengaruhi oleh dua sistem berpikir—intuitif dan analitis—yang dapat menimbulkan bias jika tidak dikelola dengan baik. Sementara itu, Getting to Yes oleh Roger Fisher dan William Ury menekankan pentingnya pendekatan berbasis kepentingan (interest-based negotiation) dalam menangani konflik secara konstruktif. Literatur tersebut menunjukkan bahwa pelatihan terstruktur dalam problem solving, conflict handling, dan decision making dapat meningkatkan kualitas keputusan serta memperkuat kolaborasi tim dalam organisasi.
Lalu, mengapa pelatihan ini penting untuk diikuti?
Karena setiap organisasi menghadapi tantangan masalah kompleks dan potensi konflik antar individu maupun tim; tanpa kemampuan analisis yang sistematis dan pendekatan penyelesaian konflik yang tepat, keputusan yang diambil dapat merugikan kinerja dan hubungan kerja, sehingga melalui pelatihan ini peserta mampu membuat keputusan yang objektif, menyelesaikan konflik secara profesional, dan meningkatkan efektivitas tim.



