PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
TRAINING PERILAKU KEORGANISASIAN
PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Deskripsi PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Pelatihan ini mambahas aspek-aspek pengelolaan aset perusahaan yang paling penting dan paling unik, yaitu orang. Pokok bahasan dalam pelatihan ini mencakup pemahaman pengetahuan tentang perilaku dan sifat individu, kelompok, dan organisasi. Pengetahuan tentang perilaku manusia dalam kehidupan organisasional ini memberikan acuan bagi upaya pengembangan sumber daya manusia serta peningkatan kinerja (performance) dan produktivitas, baik pada individu, kelompok, maupun organisasi.
Materi PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
1. Ruang lingkup perilaku keorganisasian
2. Kepribadian, persepsi, dan atribusi
3. Motivasi dalam organisasi
4. Pembelajaran dan manajemen kinerja
5. Stres dan kesejahteraan di tempat kerja
6. Tim kerja dan kelompok
7. Budaya organisasional
8. Perubahan organisasional
Tujuan PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mempunyai bekal pengetahuan konsepsual dan teoritis mengenai perilaku keorganisasian. Di samping itu peserta diharapkan dapat berpikir kritis (analitis dan integratif) dalam mengevaluasi dan memanfaatkan teori-teori dan konsep tersebut pada berbagai situasi pengambilan keputusan yang menyangkut sumber daya manusia.
Peserta PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
Para supervisor, kepala bagian , atau kepala seksi.
Metode PELATIHAN PERILAKU KEORGANISASIAN
* Presentasi
* Diskusi dan Sharing Pengalaman
* Role Play
* Games
Instruktur :
Drs. Syafaruddin Alwi., M.S.
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta


1. Peran Goals-Setting dalam Meraih Keberhasilan Kinerja

Bagaimana cara meningkatkan loyalitas bawahan pada Anda?
Peran dan tanggung jawab seorang supervisor terbagi menjadi tiga manajemen yang berbeda; manajemen tugas/pekerjaan (task management), manajemen diri (self management), dan manajemen orang (people management). Dalam menjalankan tugas pengelolaan orang atau pengelolaan anak buah, seorang supervisor bertanggung jawab dalam proses memberikan penilaian kinerja dan memberikan umpan balik terhadap unjuk kinerja bawahan atau anggota timnya. Sering ditemui, penilaian kinerja menjadi sebuah proses yang memberatkan bagi seorang supervisor yang melakukan penilaian, maupun anggota tim atau karyawan yang dinilai. Hal ini disebabkan karena penilaian kinerja biasanya dilakukan sebagai alat kontrol terhadap pencapaian sasaran atau target perusahaan. Saat Performance Appraisal menjadi ajang mencari kesalahan yang menyebabkan target tidak tercapai, penyampaian umpan balik atau proses Performance Feedback menjadi suatu proses kerja yang tidak menyenangkan, baik bagi sang supervisor maupun bawahannya. Bagi sang
Setiap tanggal 1 Mei Indonesia memperingati sebagai Hari Buruh yang selalu di warnai dengan aksi demonstrasi oleh para pekerja. Pada dasarnya semuanya seudah diatur dalam Hukum ketenagakerjaan dengan tujuan pembanguan masyarakat Indonesia yang sejahtera. Keternagakerjaan tidak hanya pekerja industri namun orang –orang yang bekerja dalam instansi swasta maupun pemerintah. Dalam UU No 13 tahun 2013 Ketenagakerjaan adalah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama dan seseudah masa kerja. Dalam pembentukan peraturan ketenagakerjaan harus diperhatikan elemen – elemen dalam dari hukum ketenagakerjaan. Elemen – elemen tersebut diantaranya tenaga kerja, pekerja/ buruh, pemberi kerja, pengusaha, perusahaan dan lain – lain.
Each individual employee is an integral part of an organization. Each play his/her role towards the total performance of the organization. The success and progress of the organization rides on the success and progress of its people. The continuous management of the performance of an individual and the organization is the answer to a successful partnership between the individual and the organization.
Banyak perusahaan sedang dalam proses menata diri menjadi perusahaan profesional, sedang berusaha mengembangkan sistem sumber daya manusia yang ada dapat secara efektif dan efisien meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, serta meningkatkan kontribusinya dalam strategi perusahaan. Oleh karena itu, pengembangan sistem sumber daya manusia yang sistematis, terstruktur dan terukur tidak berhenti-berhentinya dilakukan, salah satunya adalah dengan menyelaraskannya dengan strategi perusahaan. Suatu alat untukmengukur dan mengelola kontribusi strategik dari peran sistem sumber daya manusia dalam menciptakan nilai untuk mencapai strategi perusahaan adalah Human Resource Scorecard (HR Scorecard)

