PELATIHAN PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN
TRAINING PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN
PELATIHAN PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN

Tujuan PELATIHAN PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN :
1. Memahani konsep perencanaan, pengukuran, penganaliaan serta perancangan dan pengukuran tata letak ruang
2. Mampu memberikan alternatif solusi kepada manajemen berkaitan dengan efisiensi tata letak berkaitan dengan aliran kerja
3. Mampu mengukur secara kulitatif teknik perancangan tata letak kantor dalam peningkatan produktivitas kerja
Materi PELATIHAN PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN :
1. Pemahaman Tata Letak Perkantoran
+ a. Fungsi dan tujuan Tata Letak
+ b. Kriteria Struktural dan Fungsional Tata Letak
+ c. Fungsi Organisasi Tata Letak
+ d. Produk/Informasi/Dokumen versus Tata Letak
+ e. Prosedur kerja versus Tata Letak
+ f. Display and Antropometri
2. Perencanaan Tata Letak Perkantoran
+ a. Penyusunan aktivitas keja, Evaluasi dan analisa kinerja
+ b. Analisa utilisasi waktu, biaya, sturktur organisasi
+ c. Analisa SOP (Prosedur Kerja) , Strategi Tata Letak Perkantoran
+ d. Analisa elemen kerja, aktivitas dan mekanisme kerja
3. Pengukuran Tata Letak Perkantoran
+ a. Perencanaan Aliran data/dokumen dan informasi
+ b. Ongkos Pemindahan, From to Chart ( FTC ), Out Flow / Inflow, Tabel Skala Prioritas ( TSP ), Activity Relationship Diagram ( ARD ), Dimensionless Block Diagram (Diagram Keterkaitan Kegiatan ), Activity Relationship Chart ( ARC ), Area Allocation Diagram ( AAD )
4. Perancangan Tata Letak Perkantoran berbasis Egonomi
Peserta PELATIHAN PERENCANAAN TATA LETAK PERKANTORAN :
All Person, Dept Facility, Dept. Pengembangan ( Staff , Supervisor ).
Instructor
Ir. Iim Takwim, MM. dan team
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta


Pipeline Risk & Integrity Management is the most current and modern integrated management system to insure public and environmental safety for oil and gas pipeline transportation operation both onshore and offshore pipelines. It covers detail risk and integrity assessment, inspection, maintenance and repair plan. The pipeline management will also follows specific rules and procedures outlined by ISO 9000 quality system. To enhance the coverage, pipeline risk and integrity management is usually combined with geographical information system (GIS) and online security electronic system to monitor and control the pipeline right of way (ROW) more effectively. Data base management system is therefore a critical part for successful pipeline integrity management implementation. In this training course ANSI/ASME 31.8S and API 1160 as recommended practices and other related method and procedures, will be discussed.

Pipeline atau perpipaan merupakan salah satu peralatan utama di dalam industri baik industri petrokimia, perminyakan dan gas, pertambangan dan lain-lain. Komponen utama perpipaan adalah pompa/kompresor dan jaringan pipa, sementara komponen-komponen bantu adalah katub-katub dan strainer (block valve, control valve, strainer, foot valve, dll), fiting (elbow, tee, reducer, inducer, dll) dan berbagai alat bantu lain yang diperlukan. Selain komponen utama dan bantu, perpipaan masih dilengkapi dengan beberapa instrumen misalnya instrumen alat ukur.
The risk review techniques most popular for initial PHAs of entire units or of large projects, MOC reviews, and PHA revalidations are hazard and operability (HAZOP) analysis and what-if/checklist. Both of these techniques facilitate systematic, imaginative searches for process hazards and potential operational difficulties. In this PHA Training, you will also learn how to use the failure mode and effects analysis (FMEA) method and you will learn how to use checklists of hazards to supplement your brainstorming analyses. You will learn the best situations and circumstances to use each technique. This PHA Leadership Training course is mostly workshops: You will lead and participate in several analyses to familiarize yourself with each technique.
Program ini akan membahas bahaya, peralatan dan prosedur untuk bekerja dengan aman di lingkungan ruang terbatas. Peserta pelatihan akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui kombinasi presentasi ceramah, diskusi kelompok, dan latihan praktis individu dan tim.
Untuk dapat menghasilkan produktivitas pada tingkat yang maksimal, perusahaan industri perminyakan (petroleum industry) seharusnya menyusun, mengaplikasikan dan memperkuat sistem produksinya. Berbagai persoalan yang sering dihadapi perusahaan meliputi fasilitas pengolahan minyak mentah bumi, kondisi geologi dari tempat pengeboran, aliran fluid, persoalan sumur minyak, pengontrolan minyak dan lain sebainya telah menjadi perhatian dari berbagai kalangan yang menginginkan dapat memproduksi minyak lebih optimal.


