Training Advanced Strategy To Handle Drilling Problem
Pelatihan Advanced Strategy To Handle Drilling Problem

DESKRIPSI
Proses pengeboran terbilang cukup kompleks sehingga perusahan perminyakan dan gas bumi membutuhkan pekerja yang mampu menangani berbagai persoalan yang mungkin ditimbulkan dari proses pengeboran. Mulai dari perancangan, pengadaan, instalasi, proses operasi, perawatan, hingga evaluasi sistem pengeboran. Setiap proses tersebut memiliki potensi persoalan yang dapat menyulitkan proses bisnis perusahaan bila tidak ditangani dengan manajerial yang baik. Oleh sebab itulah, perusahaan perlu membekali karyawannya dengan penguasaan kompetensi dan kualifikasi kerja yang dapat menangani, bahkan mencegah berbagai persoalan yang mungkin terjadi pada proses pengeboran. Mengetahui berbagai alternatif strategi untuk menyelesaikan persoalan di lapangan juga akan dapat memperkaya khazanah pemikiran perusahaan dan pekerja (knowledge management) dalam menangani permasalahan dengan baik.
TUJUAN
Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :
1. Memahami berbagai potensi persoalan yang dapat terjadi pada proses pengeboran (drilling)
2. Mengidentifikasi persoalan dan merancang solusi dari persoalan tersebut
MATERI
1. Ruang lingkup persoalan drilling (pengeboran)
1. Pemetaan berbagai aspek persoalan drilling
2. Peraturan tambang Migas dan panas bumi
3. Penerapan K3 dan sistem identifikasi bahaya di tempat kerja pengeboran
4. Proteksi bahaya kebakaran di wilayah kerja
5. Sistem proteksi dini semburan liar (blowout preventation system)
6. Maintenance peralatan drilling
7. Mengoperasikan dan maintenance pompa lumpur
8. Persoalan pengeboran inti (conventional coring)
9. Disain dan persoalan pipa selubung (casing) dan penyemenan
10. Mengoperasikan sistem peralatan pengangkat (hoisting system), peralatan putar (rotating system), dan peralatan sirkulasi (circulating system) yang ada pada drilling rig
11. Studi kasus penyelesaian persoalan di sektor pengeboran
PESERTA
Manajer operasional, manajer HSE, staf HSE, petugas operasi pengeboran dan produksi, operator lantai bor, operator menara bor, juru bor, ahli pengendali bor, drilling supervisor
METODE
Presentasi, tanya jawab, diskusi, brainstorming, studi kasus
INSTRUKTUR
Ir. Ketut Gunawan, MT dan team
Praktisi dan pengajar dalam bidang pertambangan dan geologi
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta




The course will cover topic on the six phases of work management, optimizing preventive and condition-monitoring activities, critical equipment analysis and critical spares control, managing shutdowns/turnarounds, emergency response work, and developing meaningful Key Performance Indicators.
Maintenance Planning and Scheduling is designed to build competency in Work Control as a primary skill set in the Competency Map for Facilities Maintenance Management. The course will focus on the six phases of work management (work identification, planning, prioritization, scheduling, execution and history capture). Also covered will be: optimizing preventive and condition-monitoring activities, critical equipment analysis and critical spares control, managing shutdowns/turnarounds, emergency response work, and developing meaningful Key Performance Indicators. The objective of this course is to develop a sound understanding of work control so that delegates’ work management systems can be improved and streamlined to gain the results of higher productivity, greater equipment/process reliability, and lower operational costs. Critical issues, relevant to the participant’s own experiences, are identified and analyzed to maximize effectiveness and equipment care standards.
Maintenance planning and scheduling are the fastest and most effective investments that an organization can make to improve plant productivity and equipment availability. Planning and scheduling using structured and systematic approaches are critical for every successful plant. The techniques that participants will learn in this course will allow for effective planning and scheduling of maintenance resources. The course covers all the fundamentals and advanced methods and applications that a suitably qualified professional would use in carrying out fully functional plant maintenance. It provides a step-by-step practical guide to best practices of maintenance planning and scheduling that will reduce maintenance costs and deliver maximum business benefits.
Setelah mesin dipakai dalam selang waktu tertentu maka keausan yang terjadi karena beberapa faktor menyebabkan kerusakan komponen-komponen pada mesin perkakas. Misal, deformasi karena gaya pemotongan dapat menimbulkan gejala gerakan yang tersendat-sendat (stick-slip) pada gerakan pindah berbagai komponen, menimbulkan keadaan getaran paksa dan kesalahan dinamik pada konstruksi mesin perkakas.
To improve reliability of plant, many companies implement predictive maintenance program that using various technology to monitor machine health and eliminate at least reduce unplanned breakdown and extend MTBF of machine.



