PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH
TRAINING BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH
PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH
Deskripsi PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH :
Negosiator selalu dituntut untuk selalu tahu kapan sebaiknya memberi dan kapan harus menerima, juga peka melihat situasi dan suasana kapan untuk menekan, lawan bicaranya.Teknik negosiasi bukan hanya dipakai sebagai alat untuk menyudutkan tetapi juga untuk bela diri bila tersudut. Teknik negosiasi tidak mengajarkan teknik pandai bicara, lebih dari itu sebagai teknik yang berakar pada panutan, “Diam itu EMAS, bicara itu PERAK tapi tahu kapan harus diam dan kapan harus bicara itulah BERLIAN”.
Tujuan PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH :
* Menggugah dorongan, kepada, peserta agar mereka mengenali, menguasai dan mengembangkan teknik negosiasi yang menguntungkan,
* Menekankan pentingnya rencana dan persiapan negosiasi, serta memperlihatkan bagaimana melaksanakan hal-hal tersebut,
* Melatih peserta mengenali karakter personal dalam negosiasi,
* Melatih peserta untuk melakukan negosiasi yang baik serta menguntungkan.
Materi PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH :
* Pengenalan negosiasi,
* Pemahaman proses negosiasi,
* Pengenalan persyaratan negosiator,
* Pemahaman riset dan persiapan,
* Pemahaman rencana negosiasi,
* Aspek finansial dalam negosiasi,
* Aspek manusiawi dalam negosiasi,
* Pengenalan karakter pribadi orang dalam negosiasi,
* Pengenalan taktik dan strategi negosiasi.
Peserta PELATIHAN BERNEGOSIASI DAN CARA MENGHADAPI ORANG-ORANG YANG BERPENGARUH :
Mereka yang harus menangani negosiasi penjualan dan negosiasi pembelian, Para Manajer yang bekerja di bidang penjualan dan pembelian, Para Manajer yang sering terlibat dalam negosiasi komersial.
Instructor
Adi Mardianto S.Psi, MBA (CHRA)
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta


Negosiasi merupakan kegiatan yang tanpa kita sadari kita lakukan setiap hari dalam segala aspek kehidupan kita. Ada sebagian dari kita yang selalu memenangkan negosiasi (negotiation) , tetapi ada juga
Mungkin bagi kita semua kata “moral” dan “etika” sudah merupakan kata – kata klasik yang seolah sudah terpahami dengan baik dalam kehidupan kita, tapi janganlah kaget apabila kata yang kita anggap sudah familiar sekali ini dengan kita dalam Penerapannya/kenyataannya tidaklah sefamiliar istilahnya, apabila kita tanya pada para pimpinan perusahaan atau perkantoran tentang moral dan etika kerja ditempat yang dipimpinnya ternyata masih banyak sekali para karyawan yang tidak memahaminya dengan benar dan tidak menerapkan dengan baik alias hanya sedikit sekali yang mengetrapkan dan mengerti dengan benar.
Sebagian besar permasalahan bisnis di lapangan ternyata disebabkan oleh kurangnya pemahaman para pelaku bisnis akan arti penting sebuah kontrak dan bagaimana menyusunnya secara benar. Padahal kontrak merupakan dasar yang mengatur hak dan kewajiban para pihak dalam aktivitas bisnis tersebut. Bahkan tidak jarang pula, kontrak dibuat asal jadi, atau hasil mengkopi dari sana-sini, tanpa memandang relevansinya dengan kepentingan bisnis yang ingin dijalani. Akibatnya, ketika terjadi permasalahan di kemudian hari, kontrak yang seharusnya bisa menjadi rujukan untuk menyelesaikan sengketa, justru malah menyebabkan timbulnya kerugian-kerugian yang sebenarnya bisa dihindari apabila pelaku bisnis memposisikan kontrak elemen krusial dalam menjalankan kerjasama bisnis.
Kompetensi manajemen sudah merupakan salah satu core aktivitas yang mutlak dilakukan oleh organisasi dan manajemen SDM modern. Terlepas dari belum siapnya suatu Perusahaan untuk masuk ke dalam proses manajemen kompetensi, pemahaman mengenai kompetensi-kompetensi penting yang ada di suatu Perusahaan merupakan sarana untuk melakukan micro managed terhadap keunggulan kompetitive yang ingin dibangun Perusahaan tersebut. Dengan demikian ia merupakan salah satu link penting antara praktis pengelolaan SDM dengan arah strategis Perusahaan.
Pelatihan menurut Milkovich & Bodreau (1997:408) : “Proses sistematik untuk mengubah perilaku, pengetahuan, dan motivasi dari karyawan saat ini untuk memperbaiki kesesuaian antara karakteristik karyawan dengan kebutuhan pekerjaan”. Pelatihan tak jarang menghabiskan investasi yang tidak sedikit, sehingga wajar apabila perusahaan ingin memastikan bahwa pelatihan yang dijalankan dapat memberikan dampak sesuai tujuannya untuk mengubah perilaku, pengetahuan dan motivasi dari karyawan. Dalam pelatihan ini peserta akan dibimbing untuk memahami konsep mengenai pelatihan dan evaluasi pelatihan, hingga membuat instrumen untuk masing-masing jenis evaluasi pelatihan.
Program pelatihan ini memberikan gambaran terhadap identifikasi material, sifat-sifat utama dari material, baik fisik, mekanik, kimia dan teknologinya serta berbagai fungsi dan pengujiannya. Sehingga setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu mengenal bermacam-macam jenis material, sifat-sifat, kegunanan, tata cara pengujiannya, dan dapat mengaplikasikan di perusahaan / industri sesuai dengan kebutuhan.
Perkembangan dunia saat ini berjalan dengan pesat, yang menciptakan suatu persaingan yang semakin ketat. Syarat yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan agar dapat mencapai sukses dalam persaingan yaitu berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh agar tujuan tersebut dapat tercapai melalui strategi pemasaran yang tepat. Banyaknya produk yang beredar di pasaran disertai dengan berbagai macam strategi marketing membuat masyarakat mulai selektif dan smart dalam memilih produk. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan pembelian barang dan jasa. Perilaku serta sikap konsumen inilah dapat menjadi dasar dalam menentukan strategi marketing sehingga program marketing uang dijalankan oleh perusahaan dapat tepat sasaran. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mengenai strategi marketing yang dirumuskan berdasarkan perilaku dan sikap konsumen.
Iklim persaingan bisnis yang cukup menggairahkan seperti saat ini, sungguh memerlukan sebuah perhatian yang intensif dari para pemegang kebijakan di perusahaan. Proses penetapan strategi bisnis oleh perusahaan, diawali oleh serangkaian proses yang panjang dan berkelanjutan, termasuk didalamnya aktivitas riset. Dengan aktivitas riset, para manajer dapat dengan cepat, tepat, dan akurat untuk memperoleh informasi awal mengenai bidang yang digelutinya, antara lain seperti penilaian kinerja karyawan, kepuasan konsumen, kualitas layanan, hubungan relasional dengan mitra kerja, kinerja merek, dan lain-lain.
Mengenali Potensi Diri Anda sebagai Penjual adalah hal yang paling penting, karena setiap orang mempunyai keahlian untuk menjual, tapi malu dan tidak percara diri. Hal penting dan segera harus dilakukan adalah membangkitkan Potensi Diri sehingga Anda berani menjual, Untuk itu dalam pelatihan ini akan dibahas secara tuntas dan sistematik agar anda segera mulai bisa menjual secara professional.