Training Best Practice in Integrated Logistic Management – Purchasing Management and Asset Management
Pelatihan Best Practice in Integrated Logistic Management – Purchasing Management and Asset Management

DESKRIPSI
Persaingan yang semakin tinggi mendorong setiap perusahaan untuk dapat menjalankan operasionalnya secara lebih efisien, baik dari sisi biaya, waktu maupun prosesnya. Integrasi semua fungsi yang ada dalam perusahaan antara lain Fungsi Produksi, Logistic ,Purchasing Finance, Human Resource,Aset dll terbukti merupakan salah satu jawaban dan paradigma baru dalam mencapai keunggulan tersebut.Terlebih dengan berkembangnya aplikasi Supply Chain Management (SCM) yang mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan proses binis mitra kerjanya. Semakin banyak perusahaan-perusahaan kelas dunia yang berhasil menerapkan aplikasi supply chain management ini sehingga konsep inipun semakin berkembang pesat. Bagi perusahaan, SCM diawali dari berhasilnya integrasi proses bisnis internal terlebih dahuludan kemudian berkembang kearah integras iproses bisnis eksternal.Tidak jarang dijumpai perusahaan besar yang sudah memiliki sistem yang sangat bagus yang berkelas nasional maupun multinasional menemui banyak masalah
dalam koordinasi antar fungsi/departemen. Masing-masing departemen memiliki target untuk mencapai best performance dengan tanpa memperhatikan efek kinerja pada departemen lainnya. Banyak dijumpai Key Performance Indicator (KPI) saling tidak sinergi dalam perusahaan, sehingga pencapaian KPI akan mengakibatkan terjadinya optimasi lokal bukan pada pencapaian kinerja terbaik keseluruhan perusahaan.
TUJUAN
1. Memahami Best Practice tentang Logistic Management, purchasing Mangement dan Asset Management.
2. Memahami tentang integrasi Logistic Mangement – Purcashing Management dan Asset Management beserta dampaknya terhadap perusahaan.
3. Mengidentifikasi hambatan-hambatan di lapangan (bottle neck) dalam integrasi fungsi Logistic – Purchasing dan Asset Management serta mencari problem solvingnya untuk mencapai best performance perusahaan.
4. Benchmark dalam Best practice integrasi Logistic – Purchasing dan Asset Management.
MATERI
1. Introduction to Supply Chain Managementin Coal Mining
* Internal and eksternal business
2. Supply Chain Strategies
* Developing Supply Chain Strategies
* Best Practice Supply Chain Strategies
3. Best Practice in Logistic Management
* Strategy and Planning in logistic
* Material Management
* Inventory control
* Warehousing and Material handling
* Transportation Management
4. Best practice in Purchasing Management
* Strategy in purchasing : Portofolio material and Suplier
* Sourcing Strategy
* Vendor evaluation and vendor assessment
* Performance measurement in Purchasing
5. Best practice in Asset Management
* Asset Classification
* Planning and strategy Asset management
* Inventarisasi, administrationand coding
* Asset valuation andWrite off
* Asset Optimalization
6. Integrasi Logistic Management – Purchasing Management – Asset Management
* Process integration andCollaboration
* Key performance Indicator For integration
* Identify Bottle Neckfor integration
7. Problem Solving:
* Technique and Steps of Problem solving for Integration
* Seven tools in problem Solving
8. Field Trips/ Company visits
PESERTA
* Manager maupun Supervisor berbagai Departemen antara lain Supply Chain, Produksi, Maintenance, Logistics, Inventory and Warehousing,Purchasing,Asset Management .
* Pelatihan ini juga sesuai bagi Department lain seperti Finance,Quality Control, Human resources , Information Systems, dll.
METODE
Presentasi, Diskusi , Brainstorming, Case Study.
INSTRUKTUR
IR. Elisa Kusrini, MT,CPIM & Team
Sarjana Teknologi Industri UGM dan Magister Teknik Industri dari ITB Bandung , yang memiliki pengalaman luas sebagai professional trainer & consultant serta nara sumber berbagai seminar, workshop, training di perusahaan-perusahan BUMN dan perusahaan swasta nasional maupun multinasionalbaik reguler maupun In-house training. Bidang keahlian dan training subject: Supply Chain Management, Warehouse Management,Inventory Management, purchasing Mangement, Operation Management. Certified Basics of Supply Chain Management dari APICS Amerika.
Jadwal Pelatihan Jakarta Training 2026 :
Batch 1 : 05-06 Januari 2026 | 19-20 Januari 2026 || Batch 2 : 02-03 Februari 2026 | 18-19 Februari 2026
Batch 3 : 05 – 06 Maret 2024 | 19 – 20 Maret 2024 || Batch 4 : 03 – 04 April 2024 | 23 – 24 April 2024
atch 5 : 07 – 08 Mei 2024 | 21 – 22 Mei 2024 || Batch 6 : 05 – 06 Juni 2024 | 25 – 26 Juni 2024
Batch 7 : 06-07 Juli 2026 | 20-21 Juli 2026 || Batch 8 : 03-04 Agustus 2026 | 19-20 Agustus 2026
Batch 9 : 07-08 September 2026 | 21-22 September 2026 || Batch 10 : 05-06 Oktober 2026 | 19-20 Oktober 2026
Batch 11 : 02-03 November 2026 | 16-17 November 2026 || Batch 12 : 07-08 Desember 2026 | 14-15 Desember 2026
–
Catatan: Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.Training Afe Budget Migas Jakarta Fixed Running
Biaya dan Lokasi Pelatihan : Pelatihan Estimasi Biaya Proyek Afe Di Jakarta
Training Efe Project Pasti Jalan
- Yogyakarta, Hotel Dafam Malioboro
- Jakarta, Hotel Amaris Tendean
- Bandung, Hotel Golden Flower
- Bali, Hotel Ibis Kuta
Catatan :Biaya diatas belum termasuk akomodasi/penginapan.Training Estimasi Biaya Proyek Afe Jakarta Pasti Running
Investasi Pelatihan Jakarta Training: Pelatihan Efe Project Di Jakarta
- Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
- Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan di Jakarta Training: Training Afe Budget Preparation Skills Of Oil & Gas Projects Di Jakarta Murah
-
- Hotel
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
- Training room full AC and Multimedia
Technorati Tags: training afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta,training afe budget migas di jakarta,training estimasi biaya proyek afe di jakarta,training efe project di jakarta,pelatihan afe budget preparation skills of oil & gas projects di jakarta










Berkembangnya teknologi informasi sangat membantu rantai supply, khususnya dalam meningkatkan visibility di hilir. Bagaimana memanfaatkan informasi tsb sehingga tidak menimbulkan Bullwhip Effect? Bagaimana informasi ini dapat menggantikan forecast driven menjadi demand driven? Informasi tsb digunakan untuk menerapkan strategi supply chain yang tergantung dari jenis produk yang dipasarkan apakah fungsional atau innovative.
The prospect of Countries’s economy and the development of different industries depend on the efforts and co-operation of all parties. A healthy workforce is the key to our success. Employers, occupiers, employees, the Government and the relevant organizations should co-operate with each other to maintain a good working environment so as to protect our health. In order to raise the occupational hygiene standards of the working environment and enhance the health of employees, the course has been prepared to assisting employers from all walks of life to promote occupational health in their own. Through this course employers can grasp the fundamentals of occupational health management, i.e. maintaining good occupational hygiene practice, preventing diseases and keeping good physical and mental health. By adhering to these basic principles, employers can raise productivity and create wealth.
Dinamika permintaan konsumen menuntut pengeloaan sistem usaha industri dan bisnis untuk menggunakan pendekatan baru yang mampu meningkatkan effisiensi dan pelayanan. Pendekatan parsial mulai digeser dengan pendekatan yang bersifat terpadu dan sistemik. Akhir akhir ini berbagai metoda dan model perencanaan dan pengendalian supply chain & logistics telah dikembangkan dan diaplikasikan pada berbagai perusahaan multinasional terkemuka maupun nasional yang menyadari akan pentingnya peran supply chain management dalam meningkatkan daya saing usaha. Salah satu permasalahan yang akan dijawab dalam training ini adalah bagaimana menIngkatkan pengelolaan supply chain system & logistics pada sektor industri dan bisnis lebih effisien sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alat untuk meningkatkan daya saing (competitivness ).
Salah satu dari sekian banyak tugas seorang manajer adalah melakukan kerjasaa dan bersepakat dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) internal dan eksternal. Transaksi bisnis akan berlangsung lancar dalam suasana komitmen yang profesional. Komitmen mengikuti negosiasi yang lancar. Maka setiap manajer sudah semestinya menguasai prinsip-prinsip dan terampil ber-lobbyi dan bernegosiasi.